Social Icons

Pages

Telusuri

Memuat...

Senin, 18 April 2011

puisi cinta minang


puisi cinta minang

Keratau madang di hulu
Berbuah berbunga belum
Merantau bujang dahulu
Di rumah berguna belum
Ke pekan sekali ini
Entah membeli entah tidak
Entah membeli limau kapas
Berjalan sekali ini
Entah kembali entah tidak
Entah menghadang lautan lepas

Putuslah tali laying-layang
Robek kertas tentang bingkai
Hidup usah mengepalang
Tidak kaya, berani pakai


ratapan di tepian pantai

dipantai agin berhembus kencang
menerpa wajah yang muram
menghantarkan rindu yang mendalam
untuk penantian bidari yang amat panjang

ku terdiam ditemani lamuna ombak
seakan hatiku dibawa nya
dihempaskan kesana kemari
diberi harap yang tak pasti
akan cinta yang ku jalani.....


0 komentar:

Poskan Komentar

Blogger templates

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates